Penderitaan Dua Bulan Para Penambang Chile Berakhir


Copiapo, Chile (ANTARA/Reuters) – Selama sekitar 22 jam setelah penambang Chile pertama yang terperangkap diselamatkan ke permukaan, penambang terakhir telah ditarik selamat pada operasi penyelamatan yang rumit serta menarik perhatian dunia dan mengakhiri penderitaan mereka selama dua bulan.

Sekitar 2,5 jam kemudian, seorang penyelamat terakhir dari keenam penolong telah muncul dari tambang emas dan tembaga yang ada di utara gurun Atacama, Chile, pada Kamis dini hari. Seorang yang bernama Manuel Gonzalez merupakan penyelamat pertama yang masuk dan juga menjadi yang terakhir keluar dari lubang.

Para penambang telah terperangkap selama lebih dari dua bulan pada kedalaman 625 meter di bawah tanah karena runtuhnya lorong pertambangan.

Penambang terakhir yang diangkat adalah Luis Urzua yang berumur 54 tahun sebagai pengawas jadwal yang menjadi pemimpin para penambang selama terperangkap. Ia berperan mengatur waktu para penambang, mengukur makanan dan memerintah mereka selama 17 hari tanpa komunikasi dari permukaan.

Perkembangan Pesat

Para penambang itu ditarik ke permukaan menggunakan kapsul yang dirakit khusus yang berdiameter lebih besar dari bahu orang dewasa, dan telah mengangkat penambang yang menjadi pahlawan nasional di negara Amerika Selatan itu satu per satu.

Sejumlah bel dan klakson dibunyikan di seantero Chile untuk menyambut perayaan itu, sementara keriuhan di luar tambang meneriakkan “Hidup Chile!” mengundang tawa dan tangis serta bendera nasional Chile, Merah Putih dan Biru juga ikut mewarnainya.

Para penambang menjadi selebriti baru. Seorang pengusaha mantan penyanyi lokal telah memberikan 10.000 dolar perorang kepada mereka.

Pemilik perusahaan Apple, Steve Jobs, telah memberikan mereka “iPod” jenis terbaru. Selain itu, sebuah perusahaan dari Yunani telah menawarkan mereka wisata pulau serta Real Madrid dan Manchester United telah mengundang mereka untuk menonton pertandingannya di Eropa.

Hari ini merupakan yang terhebat bagi para penambang. Seseorang telah menjadi ayah pada waktu penderitaannya. Seorang lainnya kembali ke permukaan dengan buku catatan. Kemudian yang ketiga ditemui oleh majikannya sementara istrinya tinggal di rumah.

Presiden Chile, Sebastian Pinera, seorang pengusaha yang menjadi presiden pada Maret lalu, mengunjungi pertambangan itu saat operasi penyelamatan berlangsung dan telah meminta pengkajian ulang bagi peraturan keamanan pertambangan setelah runtuhnya tempat tersebut.

Presiden Bolivia, Evo Morales, terlihat hadir dan bertemu penambang asing tunggal yang berasal dari Bolivia, Carlos Mamani, setelah ia diselamatkan.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, memberi pujian kepada operasi tersebut dan mengatakan “Penyelamatan itu bukan hanya penghargaan bagi para penyelamat dan pemerintah Chile, namun juga bagi seluruh persatuan dan pemecahan masalah masyarakat Chile yang telah menginspirasi dunia”.

Para penambang telah diperiksa kesehatannya dan dinyatakan kondisinya “lebih dari memuaskan”, kecuali bagi seseorang yang mengalami pneumonia dan telah dirawat dengan antibiotik.

Kecelakaan itu memperlihatkan secercah pengaturan pertambangan yang kurang baik di penghasil tembaga terbesar di dunia, namun juga memperlihatkan industri besar yang memiliki peralatan dan ahli untuk menangani penyelamatan yang amat menantang yang pernah terjadi di dunia.

Kecelakaan tersebut terjadi saat runtuhnya lorong tambang pada 5 Agustus yang mengurung para penambang di kedalaman tambang yang berada di utara kota Copiapo, sekitar 800 kilometer dari ibu kota Chile, Santiago.

Dengan kecerdikan dan teknologi yang mutakhir, para penambang selamat dari kurungan bawah tanah selama lebih dari dua bulan dengan menahan lapar, kegelisahan dan sakit yang telah mencetak rekor dalam bertahan hidup.

“Tuhan telah bersama saya, dan saya juga pernah bersama setan,” ujar penambang kedua yang diselamatkan, Mario Sepulveda.

sumber dari http://id.news.yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s