Konstruksi Kayu dan Bambu juga Tak Kalah Kuat


Sepintas lewat kayu itu terlihat rapuh. Tak lebih kuat dibandingkan kolom beton. Nyatanya, beberapa rumah kayu ternyata bisa lolos dari maut saat gempa menerjang.

Kayu dan bambu dapat dipergunakan untuk membuat sebuahyang sehat. Selain itu, kalau pembuatan konstruksinya tepat, rumah kayu dan bambu bisa beradaptasi terhadap goyangan gempa.

Yang membuat kayu dan bambu dapat bertahan terhadap gempa adalah karena sifat material ini. Kayu dan bambu memiliki banyak serat dan lentur. Ketika bangunan bergoyang, tingkat kelenturannya itu dapat mengikuti arah gelombang gempa, sehingga bangunan kayu dan bambu pun dapat bertahan.

Rumah dari konstuksi kayu dan bambu merupakan sebuah bangunan yang mudah dibuat. Pada beberapa daerah, kayu dan bambu mudah diperoleh. Harganya pun relatif murah, sehingga harga pembuatan bangunan secara keseluruhan pun bisa ditekan.

Walau sifatnya lentur sehingga dapat beradaptasi terhadap pergerakan kulit Bumi, pada sebuah konstruksi bangunan, kayu dan bambu perlu dirangkai secara cermat. Setiap titik pertemuan antarkayu atau bambu ini mesti kokoh. Misalnya, membuat sistem pertemuan yang saling mengunci, dan menambahkan paku/sekrup dan plat padanya agar titik pertemuan itu semakin kuat.

Selain itu, dalam membuat bangunan dari kayu dan bambu, kita wajib memperhatikan kualitas keduanya. Pilihlah kayu dan bambu yang kuat, kering, dan tidak memiliki cacat fisik. Ukuran pun juga penting. Konstruksi untuk balok dan penyangga utama bangunan harus besar. Sisi-sisi konstruksi lainnya dapat menggunakan ukuran yang lebih kecil.

Berkaitan juga dengan kekuatan, kayu dan bambu juga perlu diperlakukan khusus sebelum maupun selama menjadi konstruksi bangunan. Alasannya karena kedua jenis bahan alami itu punya musuh alami juga. Musuh utama mereka adalah rayap dan binatang pengerat lainnya, serta iklim. Namun begitu, masalah ini bukan tanpa solusi. Untuk menghindarkan kayu dan bambu rusak karena rayap dan binatang pengerat, sebelum dipergunakan sebagai konstruksi bangunan, lakukan proses antirayap. Proses ini dapat membuat kayu dan bambu bertahan lebih lama.

Nah, bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s